Apa saja pengalaman hidup yang paling membantu Anda berkembang?
Saya mulai berorganisasi sejak SMA kelas dua. Berawal dari ketidaksengajaan, tapi hal itu justru sangat membantu saya berkembang.
Ketidaksengajaan ini bermula saat saya mencari aktivitas untuk mengisi waktu kosong. Saya memilih Pramuka karena itu diwajibkan untuk ikut saat awal sekolah.
Di Pramuka, awalnya saya bukan siapa-siapa. Namun, momen saat latihan pertama di kelas dua menjadi titik bersejarah. Saya dipilih menjadi wakil ketua umum. Alasannya sederhana: karena tidak ada laki-laki lain yang bisa ditunjuk. Awalnya saya bingung sekaligus senang, namun itu jadi titik awal karier yang cemerlang.
Selama 25 tahun hidup di dunia, rasa-rasanya masa SMA merupakan masa prime atau masa gemilang dalam kehidupan pribadi saya. Selama SMA, berbagai prestasi mampu saya raih. Tentu, masuk Pramuka tadi menjadi titik awalnya.
Di situ, saya—yang awalnya seorang anak introver, tidak punya banyak teman, lebih nyaman dengan segelintir orang, dan tidak dikenal siapa-siapa—berubah menjadi salah satu orang paling dikenal di SMA.
Jabatan wakil ketua di Pramuka membantu saya naik hingga menjadi ketua umum dan ketua dewan adat. Jabatan itu saya pegang hingga dua tahun lamanya. Saya menjadi orang paling superpower di Pramuka.
Tak sampai di situ, saya juga menjadi lebih percaya diri dalam menghadapi pergulatan akademik. Saya berhasil mempertahankan posisi juara dua selama dua tahun berturut-turut di kelas 2 dan 3 SMA.
Saya pun berhasil menjadi juara 3 lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten. Status itu mengantarkan saya ke ibu kota provinsi untuk bertanding di tingkat provinsi, walaupun pada akhirnya tidak juara. Tetap saja, ini merupakan salah satu momen terbaik dalam hidup saya.
Sederet pengalaman di atas menjadi cara terbaik saya untuk berkembang. Dua tahun dengan beragam kegiatan dan aktivitas mengubah saya dari pria culun menjadi pribadi yang setidaknya jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Di masa kuliah, saya memang sempat menjadi ketua organisasi. Mungkin pencapaiannya tidak secemerlang saat SMA. Namun, tak bisa dimungkiri, momen SMA merupakan pengalaman hidup yang paling membantu saya berkembang. (*)
*Gedung DPRD Kota Bogor, 3 Maret 2026
