Anda mengetahui berita seru yang luar biasa fantastis. Apa hal pertama yang Anda lakukan?

Pertanyaan ini cukup sulit dijawab walau saya sendiri merupakan pelaku pembuat berita. Saya tetap saja tidak tahu harus apa saat mendengar kabar atau berita fantastis.

Tapi yang pasti saya akan melihat kembali berita seperti apa itu, berpengaruh terhadap siapa saja, siapa yang terlibat, dan apa dampaknya terhadap orang lain. Setidaknya ini akan menjawab beribu pertanyaan yang muncul di kepala.

Sebagai wartawan yang kerjanya mencari berita setiap hari maka membaca berita fantastis mungkin sering terjadi. Saya sudah melewati banyak peristiwa fantastis yang semua orang menjadi fokus ke peristiwa itu.

Sebagai contoh dengan kecelakaan truk galon di Gerbang Tol Ciawi 2 Bogor beberapa waktu lalu. Jalan pertama yang saya lakukan adalah mencari informasi ini benar atau tidak. Jangan sampai ini informasi yang menyesatkan karena kalau dibaca itu sangat fantastis.

Saya membaca berita itu beberapa menit sebelum tidur tepat sebelum jam 12 malam. Jam 3 subuhnya saya bangun dan dibuat gelisah dengan berita itu.

Setelah mencari tahu informasi bahwa berita itu benar, saya kemudian menjadi kepikiran untuk terjun langsung. Entah mengapa saya begitu bergairah untuk menulisnya.

Saya kemudian menunggu 2 jam untuk memutuskan pergi ke RSUD Ciawi untuk melihat korban. Langkah ini menjadi makin mantap setelah melihat ternyata dugaan saya benar, di grup penugasan soal kecelakaan ini muncul.

Rasa dingin yang menusuk di pagi hari saya lewati dengan begitu mulus. Bogor yang sejuk seakan jadi infus yang membuat kita tetap semangat walau rintik-rintik menemani sepanjang jalan.

Sesampainya di lokasi saya awalnya sudah menerka bahwa sudah ada wartawan yang di lokasi dan ternyata benar. Mata sayup yang melihat mereka dari kejauhan bisa sesuai dengan kenyataan.

Wartawan sudah ngumpul di depan IGD walaupun tidak banyak, belum banyak tepatnya. Saya datang telat, saya pikir bisa menjadi yang pertama dari mereka.

Berita fantastis yang dibaca di awal ternyata membuat gairah menulis menjadi meronta-ronta. Saya begitu semangat menulis hari itu, tak terasa sudah hampir 10 tulisan yang selesai.

Bagaimana tidak peristiwa ini benar-benar fantastis karena korban jiwa 8 orang dan 11 orang dirawat di RSUD Ciawi. Peristiwa yang benar-benar menyisakan kesedihan yang mendalam bagi masyarakat dan kerabat korban.

Walaupun memang tulisan yang dihasilkan atas bantuan Ai namun pembuatan kerangka dan pengeditan tuntas di saya. Saya tidak sadar waktu begitu cepat, beberapa wawancara yang dilewati tak begitu terasa.

Di saat hujan sore hari mulai menyapa kembali warga Bogor. Gairah saya mulai turun, mungkin karena semangat yang begitu membara di awal, tidur yang kurang, tangan yang sudah pegal menulis membuat semuanya lemah.

Saya memutuskan untuk kembali ke kos, rasa ngantuk tak bisa dilawan. Sejak dulu begitu saya tak bisa melawan orang tua dan rasa ngantuk, mereka sebaiknya diikuti karena yang untung juga kita.

Hari itu tak saya tutup hanya dengan peristiwa kecelakaan. Namun juga berita-berita lain yang begitu banyak. Sekiranya 15 tulisan hadir dari gairah membaca berita yang fantastis.

*Fikri Rahmat Utama – Kota Bogor