Tulisan ini membahas tentang kejadian atau peristiwa yang terjadi dari ketidaksengajaan. Cakupan tulisan ini mungkin sangat luas namun saya hanya mengambil dua hal sebagai contoh. Dua hal ini baru saja saya lakukan atau alami sehingga bisa kepikiran untuk menyusun tulisan ini.

Sebagai catatan Mimi ini merupakan kucing peliharaan di rumah saya, baru diadopsi sekitar 2 bulanan. Sedangkan Messiah ini adalah serial Netflix yang membahas tentang seorang pria yang mengaku sebagai Al-Masih atau juru selamat, Ia datang dan mencoba meyakinkan semua orang untuk mengikutinya. Apa hubungan kedua hal di atas akan saya bahas lebih lanjut di bawah.

Tulisan ini bukan hanya opini pribadi tapi juga resensi film Messiah, saya akan membahas sedikit tentang film atau serial ini. Serial yang cukup menarik dan menurut saya sebagai umat muslim mampu meneguhkan iman kita agar tidak mudah percaya pada sesuatu atau pada orang lain yang mengaku merupakan utusan tuhan atau Allah SWT.

Pengetahuan agama saya mungkin sedikit tapi serial ini tidak perlu dipahami dengan ilmu agama tinggi bahkan yang tidak beragama pun bisa paham apa maksud film ini.

Mimi Si Kucing Rumahan

Mimi begitu kami sapa, Ia adalah kucing berumur dua bulan yang kami adopsi di rumah sebagai teman main. Sebetulnya kucing ini sudah duluan datang ke rumah sebelum saya, dia dipelihara bapak saya karena menggantikan kucing lama Naruto yang kabur entah kemana.

Saya sempat bertanya-tanya kenapa Naruto bisa punya kelakuan seperti itu padahal dalam serialnya Sasuke yang suka mengembara tapi berbeda dengan di dunia nyata. Ia secara tidak sengaja selalu datang ke rumah setiap hari.

Datang minta makan dan pergi lalu keesokan harinya datang lagi, awalnya bapak saya sempat mencari siapa pemilik kucing ini atau di mana induknya, karena waktu sering datang ke rumah Ia masih sangat kecil seperti baru dilahirkan beberapa minggu.

Tapi tak kunjung didapat induk atau pemilik kucing ini sehingga bapak memutuskan untuk memeliharanya karena merasa iba dengan kucing ini. Ia tiap hari datang hanya untuk meminta makan, dan secara tidak sengaja yang Ia datang minta makan adalah rumah yang memerlukan kucing untuk dipelihara.

Akhirnya kucing ini resmi menjadi milik bapak saya, saya tidak tau secara resmi atau tidak kucing ini dimiliki karena tidak ada juga aturan yang mengikat bila ingin memilihara kucing. Kami tidak harus mengajukan surat pengajuan adopsi dan menjalani sidang di pengadilan negeri untuk hal itu, sejauh pemahaman saya kami tidak perlu untuk melakukan legal standing untuk kucing ini.

Kucing ini pun jadi kesayangan keluarga, apalagi saya belum ada di rumah saaat kucing ini dipelihara saya baru pulang kampung setelah dua bulan kucing ini dipelihara.

Kucing ini secara tidak sengaja jadi kesayangan dan diberikan nama agar bisa disapa setiap saat, namanya katanya berubah-ubah sudah beberapa kali diganti karena berbagai hal mulai dari karena tidak cocok ditelinga, tidak bagus saat disebutkan, tidak ada respon balik dari kucing itu, dan alasan lainnya. Katanya cukup lama untuk menentukan apa nama dari kucing ini karena susah mencari nama yang cocok.

Setelah memakan waktu yang cukup lama kucing ini pun mendapatkan nama, namanya yaitu Mimi. Yah Mimi, entah kenapa diberikan nama Mimi padahal nama ini mirip dengar selebgram asal Sulawesi Tenggara, Mimi Peri.

Saya tidak tahu mengapa diberi nama Mimi, saat bertanya mengenai alasan nama itu diberikan kepada kucing itu, tidak ada jawaban yang spesifik katanya karena dirasa cocok untuk kucing berkelamin betina ini dan Ia merespon saat dipanggil nama Mimi.

Apakah nama ini diambil dari Mimi Peri? Saya sempat berpikiran begitu tapi ternyata tidak, nama itu tidak diambil dari Mimi Peri tapi secara tidak sengaja sama dengan nama Mimi Peri tapi mungkin saja kata Mimi itu berawal dari Mimi Peri tapi menurut pengakuan bapak tidak pernah punya niat secara sengaja mengambil nama itu dari Mimi Peri.

Nama Mimi hanya tiba-tiba saja terlintas di pikiran dan akhirnya langsung dipilih sebagai nama kucing, seakan seperti ajakan yang tidak disengaja dan langsung pas di pikiran dan enak didengar, begitu kira-kira alasan diambil nama itu.

Ini merupakan hal kesekian yang berasal dari ketidaksengajaan karena kucing lama Naruto juga itu dipelihara karena tidak sengaja ditemukan di kios tempat mama saya menjual pakaian.

Dan kali ini Mimi juga dipelihara secara tidak sengaja, Ia awalnya hanya datang meminta makan tapi malah berujung jadi penghuni rumah ini. Tidak ada niatan awalnya untuk pelihara kucing setelah Naruto pergi tapi malah berubah pikiran saat Mimi datang dan menjadi teman baru di rumah.

Payam Golshiri, Tidak Sengaja Jadi Al-Masih

Serial Messiah menceritakan tentang seorang bernama Payam Golshiri, Payam merupakan seorang yang muncul secara tiba-tiba di gerbang kota Damaskus, Ia muncul dan berpidato tentang ancaman ISIS di kota tersebut akan segera berakhir.

Pidatonya ini mengundang perhatian banyak orang, awalnya orang-orang menghakimi dirinya sebagai pembohong besar karena telah berbicara ibarat seorang juru selamat yang mampu menyelamatkan orang di kota tersebut dari ancaman ISIS.

Namun semua berubah saat kota itu mulai dilanda badai pasir selama 43 hari atau sebulan lebih, Ia tidak turun dari gerbang kota namun terus saja berpidato mengenai segera berakhirnya ancaman umat manusia dan akan tiba hari pembalasan.

Setelah badai pasir berlalu ternyata secara tidak sengaja pasukan ISIS juga mengalami banyak kemunduran akibat badai pasir tersebut. ISIS pun memilih mundur dari kota Damaskus, Suriah dan timur tengah pun dinyatakan bebas dari ancaman teroris.

Kejadian ini padahal merupakan fenomena alam yang secara tidak sengaja Payam dan warga kota mengalami hal tersebut namun hal ini dianggap sebagai tanda datangnya Al-Masih atau juru selamat oleh warga kota.

Payam yang berpidato selama puluhan hari dianggap sebagai orang yang membantu umat manusia untuk keluar dari perang yang tak kunjung selesai. Perjalanan Payam dan warga kota pun dimulai, Ia memandu warga menuju Israel, katanya menuju Tanah Suci sebagai tempat pengahakiman setiap manusia.

Perjalanan mereka ditempuh berhari-hari, sesampainya disana mereka dihadang dan Payam ditangkap lalu diinterogasi polisi bernama Aviram. Aviram yang menginterogasi Payam malah menjadi semakin penasaran dengan latar belakang dan tujuan Payam hal ini dikarenakan Payam yang mengetahui hal pribadi dari Aviram.

Setelah diinterogasi Payam dijebloskan di penjara namun anehnya Ia malah menghilang dari penjara secara tiba-tiba, pencarian diseluruh penjuru kota pun dilakukan. Aviram pun ikut mencari namun Payam diketahui tiba-tiba muncul di masjid Al-Aqsa dan berpidato mengenai hari pembalasan, Ia juga menyelamatkan seorang anak kecil yang tertembak.

Kisah Payam akhirnya tersebar secara luas, kisah yang awalnya hanya melibatkan suatu daerah kini secara tidak sengaja dibesar-besarkan oleh media. Hal ini menjadi pertanda tentang narasi yang dibuat media akan menjadi suatu kisah yang besar, hal yang kecil secara tidak sengaja akan besar lewat narasi propaganda media. Media mampu menjadikan kisah biasa menjadi kisah yang luar biasa, kemampuan media memanipulatif kisah ini menjadi tantangan dan ancaman terhadap negara maupun individu.

Negara Israel akhirnya dibuat serius akibat kisah ini, Eva seorang agen CIA asal Amerika Serikat ditugaskan untuk menyelidiki. Ia melihat hal ini sebagai ancaman besar bila tidak dihalau pengaruhnya, Ia terus mencari latar belakang dan tujuan dari Payam melakukan semua ini.

Munculnya Eva di Israel juga memulai perjalanan spritual dari beberapa tokoh yang terlibat diserial ini seperti Aviram dan seorang anak yang mengikuti Payam dari Damaskus hingga perbatasan.

Pencarian Payam menemui jalan buntu, setelah menghilang di masjid Al-Aqsa, Ia secara tidak sengaja muncul di Texas Amerika Serikat dan ditengah-tengah tornado yang sedang melanda daerah tersebut.

Akhirnya secara tidak sengaja Ia kembali menjadi juru selamat bagi warga kota terkhusus bagi seorang pendeta yang anaknya diselamatkan oleh Payam. Beritanya pun tersebar dimana-mana, Payam yang masuk ke AS secara ilegal akhirnya disidang namun berhasil mendapatkan suaka dari hakim.

Suaka yang diberikan hakim akhirnya secara tidak sengaja membuat Payam semakin di kagumi oleh orang banyak, Ia akhirnya menjadi terkenal diseantero dunia.

Bahkan Ia sempat melakukan atraksi dengan berjalan di atas air di depan gedung parlemen AS untuk membuktikan kemampuan juru selamatnya. Presiden pun menjadi mulai kagum dengan kemampuannya dan akhirnya menemuinya, setelah pertemuan tersebut presiden menjadi terpengaruh dengan pikiran Payam.

Eva pun mencoba meneui Payam yang sudah banyak mempengaruhi orang di negaranya, namun ternyata Eva dibuat terkejut dengan kemampuan Payam yang mengetahu latar belakang dari Eva.

Permasalahan menjadi semakin rumit, terutama untuk perjalanan spritual setiap tokoh termasuk Eva yang mulai putus asa dengan tumor yang dialaminya. Aviram juga memilih meninggalkan Israel untuk mengejar Payam dan ingin membunuhnya namun hal itu tidak terjadi akibat Aviram batal mengeksekusi Payam.

Latar belakang dari Payam mulai terbongkar di episode ke lima dari serial ini, nama asli dari Messiah akhirnya diketahui termasuk jejak keluarga dan saudara kandungnya. Saudaranya menceritakan bahwa Ia dan Payam merupakan pesulap serta Payam adalah pengidap gangguan jiwa yang mengaku sebagai Messiah.

Cerita serial ini semakin menarik, Eva mulai mencoba membongkar latar belakang dari Payam. Ia juga memaksa Payam agar mengakui masa lalunya itu, dan memberitahukan apa tujuan dari semua yang Payam lakukan ini.

Serial ini diakhiri dengan terbongkarnya identitas dari Messiah atau payam ke publik, orang-orang akhirnya tidak lagi percaya terhadap dirinya dan menganggapnya sebagai pembohong. Tak hanya semua yang Ia lakukan akhirnya menjadi sia-sia seperti, anak pengidap kanker yang Ia tolong akhirnya meninggal, pendeta yang Ia selamat menjadi kehilangan kepercayaan terhadap dirinya, hingga anak yang Ia bawa dari Damaskus akhirnya mati akibat melakukan bom bunuh diri.

Ia juga jatuh dari pesawat yang Ia tumpangi, walaupun aviram diakhir serial menjadi saksi Payam yang tidak mati saat pesawat jatuh dan menghidupkan korban dari pesawat jatuh tersebut.

Serial ini terdiri dari 10 episode yang tayang pertama pada tanggal 1 Januari 2020 di Netflix dan merupakan serial original dari Netflix itu sendiri. Walau saya terlambat nonton serial ini tapi serial ini masuk rekomendasi serial terbaik.

Semua Berawal dari Ketidaksengajaan

Dua cerita di atas merupakan dua hal yang berasal dari ketidaksengajaan, kenapa ketidaksengajaan karena keduanya tidak pernah terencana, Mimi tidak pernah direncanakan agar menjadi peliharaan dan Payam tidak sengaja menurut saya menjadi Juru Selamat walaupun Ia merencanakan semua itu namun kejadian yang terjadi antara dirinya, alam, dan masyarakat merupakan ketidaksengajaan yang dimanfaatkan dengan baik olehnya.

Kemampuan Payam dalam memanfaatkan situasi mampu membuat semua percaya bahwa itu takdir yang telah ditentukan tuhan padahal tidak itu semua hanya ketidaksengajaan yang dimanfaatkan dengan baik.

Payam memiliki kemampuan yang baik untuk mengolah ketidakpastiaan ditengah masyarakat dan keputusasaan yang dimiliki orang-orang menjadi pembenaran terhadap dirinya yang mengaku sebagai juru selamat.

Begitupun Mimi kucing kecil ini muncul dari ketidakadaan peliharaan, Ia tidak pernah merencanakan hal itu namun ketidaksengajaan membuatnya menjadi kucing peliharaaan. Ia muncul sebagai peredam haus dari orang tua saya, walaupun sepele namun Ia muncul seperti Payam, muncul ditengah kehausan untuk memiliki peliharaan.

Ketidaksengajaan memang selalu menjadi hal yang disepelekan namun berdampak besar terhadap berbagai aspek, banyak kejadian tidak sengaja malah menjadi awal dari kejadian besar. Serial Messiah ini merupakan bentuk ketidaksangajaan menurutku, karena ia menghadirkan tokoh secara tiba-tiba untuk menjadi jalan cerita yang epik dan berkesan.

Kemampuan mengolah isu seharusnya dimiliki oleh setiap orang, salah satunya adalah isu yang berasal dari ketidaksengaajaan. Menurut saya setiap orang harus mampu memiliki kemampuan ini agar mampu membuat hal yang tidak sengaja menjadi lebih baik, karena biasanya tidak sengaja bisa berdampak buruk.

Menghindari dampak buruk dari ketidaksengajaan harus dilakukan dengan pengatahuan yang cukup. Kita harus belajar mengolah sesuatu yang berasal dari ketidaksengaajaan untuk menghindari hal buruk dikemudian hari.

A Luta Continua

*Fikri Rahmat Utama