Apa yang ingin Anda lakukan lebih sering setiap harinya?

(31) Saya senang membaca, namun saya baru beberapa tahun belakangan membaca buku. Belum banyak buku yang saya habiskan karena cukup sulit membaca di era sekarang.

Sejak kecil saya sudah memiliki hobi membaca. Namun bacaan yang saya lahap bukan hanya buku tapi juga berbagai bacaan lain termasuk artikel. Bahkan lebih banyak artikel yang saya baca dibandingkan buku sepanjang usia ini.

Kecintaan membaca buku sudah muncul lama namun baru benar-benar banyak dibaca saat kuliah. Sewaktu sekolah saya tidak membaca banyak buku, mungkin tak sampai 100 buku. Selain karena keterbatasan jangkauan, saya sudah terbiasa membaca yang lebih ringkas lewat artikel.

Kemudian saat kuliah hingga sekarang saya memutuskan untuk banyak membaca buku. Mengisi lebih banyak ilmu soal berbagai jenis buku. Itu masih saya lakukan namun cepatnya perubahan zaman membuat saya susah fokus. Multitasking dan ketergantungan pada telepon pintar membuat saya tidak bisa fokus membaca hingga tuntas.

Ini merupakan masalah kontemporer, keberadaan HP menggantikan buku secara cepat. Memang masih banyak yang membaca buku hanya saja jumlahnya tidak sebanding dengan pembaca HP. Walau sebenarnya jadi momentum untuk modernisasi namun mengandalkan HP juga berbahaya.

Sepanjang yang saya alami membaca apa pun itu di HP memiliki gangguan yang banyak sehingga susah fokus. Sekalinya fokus bacaan yang tersedia tidak sekompleks dan sebanyak buku. Kebanyakannya artikel atau konten itu dibuat pendek sehingga cepat sekali kita beralih.

Kecepatannya pun berpengaruh pada fokus saat beralih media ke buku yang lebih luas dan banyak halamannya. Kita tidak lagi bisa membaca dengan tenang karena fokus cepat sekali terpecah. Ini yang saya alami sekarang membuat bacaan menjadi lama selesai.

Sampai saat ini di awal Mei 2026 saya sepertinya belum benar-benar menuntaskan buku. Saya justru banyak menghabiskan waktu bermain HP dibanding buku. Saat membaca saya tidak bisa berlama-lama alhasil suka cepat bosan dan berganti dengan buku lain.

Banyaknya buku yang sudah dibaca tidak sejalan dengan buku yang dibaca tuntas. Saya hanya banyak membaca buku tapi belum sanggup menuntaskannya. Ini karena tadi, banyak halangan termasuk kebiasaan bermain HP yang cepat berlalu.

Kini saya mencoba menantang diri untuk menyelesaikan bacaan buku secepatnya. Saya sudah berjanji menyelesaikan 20 buku tahun ini dan ini menjadi pertaruhan yang harus dituntaskan. Bagaimana caranya? Saya juga belum tahu. (*)