Sesuatu di “daftar rencana” yang tidak pernah terealisasikan.
Bila menanyakan soal hal apa yang ada di daftar rencana yang belum pernah terealisasi. Saya akan jawab: kebanyakan daftar rencana yang saya miliki tidak pernah terealisasi.
Saya rasa tidak harus jauh soal isi daftar rencana itu. Karena pokok masalah utama yaitu saya tidak pernah bisa menyelesaikan secara penuh daftar rencana.
Saya menulis daftar rencana baru secara intens beberapa tahun kebelakang. Saya menulis dengan tujuan agar bisa berbangga hati bila ada pencapaian yang terwujud.
Semua orang termasuk saya pasti senang apabila hal yang direncanakan terwujud. Pastinya akan ada kebanggaan tersendiri bagi diri.
Namun hal itu tidak pernah terjadi dibeberapa tahun saya menulis daftar rencana. Saya selalu mengingat setiap bulan rencana apa yang harus saya lakukan.
Namun demikian ada saja halangan yang diterima. Saya kesulitan untuk bisa menyelesaikan tantangan yang dibuat oleh saya sendiri.
Isi daftar rencana mayoritas sebenarnya hal yang mendasar bagi manusia. Dalam kasus saya lalu sebagai mahasiswa pasti terkait dengan penyelesaian kuliah dan kerja.
Dalam tahun-tahun berjalan sebelumnya saya hanya mampu menyelesaikan rencana yang bukan prioritas utama.
Sedangkan yang prioritas utama justru tidak selesai sesuai daftar yang sudah ditentukan.
Entah itu meleset dari target atau tercapai namun tidak sesuai ekspektasi. Ini berarti yah tidak selesai karena tidak sesuai daftar rencana yang sudah dibuat.
Tahun 2022 dan 2023 saya mencatat secara detail menggunakan aplikasi agar mudah mengingatnya. Saya rinci kan lebih detail agar mudah diaplikasikan.
Namun ternyata tetap saja hal-hal prioritas atau yang seharusnya saya kerjakan tidak selesai. Seperti baca buku, berpenghasilan, punya hobi baru, dan sebagainya.
Tahun ini saya tidak menulis daftar rencana tahunan. Saya awalnya ingin menulis namun sudah dipatahkan oleh kegagalan tahun sebelumnya.
Saya sadar terpenuhinya daftar rencana yang saya miliki adalah ketentuan Allah. Namun saya tidak bisa begitu saja menyalahkan-Nya karena bagaimanapun saya lah yang menjalani hidup.
Daftar rencana yang saya tidak tulis di tahun ini saya jadikan motivasi. Agar daftar rencana-rencana tahun lalu yang sudah terlewati bisa saya wujudkan di tahun ini.
Saya ingin membayar tuntas ketidakberesan yang saya lakukan di dua tahun sebelumnya.*
*Fikri Rahmat Utama
