Banyak cara yang saat ini bisa dilakukan untuk mendukung penolakan UU Ciptaker. Bisa dengan ikut aksi dan terjun langsung ke lapangan bersama massa.
Bisa juga lewat media sosial dengan membantu bagikan foto-foto perjuangan teman-teman yang aksi di lapangan. Semua itu sah-sah saja, toh di didukung oleh UUD dan tidak melanggar aturan apapun.
Kini semuanya bisa menjadi aktivis, entah aktivis sejati atau sekedar aktivis dadakan. Tidak masalah mau berada diposisi yang mana. Semua itu jalan yang benar, selama pilihannya juga benar.
Jadi tidak ada alasan untuk tidak melakukan jalan perjuangan untuk membela hak-hak asasi manusia yang mulai hilang di negeri ini.
Kalau sering disebut cuma ikut-ikutan dan tidak tahu isu yah silahkan baca langsung isunya, tidak harus draft UU nya baca berita yang menjelaskannya saja sudah cukup.
Media sosial seringkali jadi ajang saling hina terutama kepada massa aksi yang turun tanpa membaca isu yang disoroti. Tapi itu hanya sekedar opini, setiap orang punya opini dan pilihan berbeda.
Silahkan turun aksi kalau kamu rasa itu adalah gerakan hati, walaupun tidak baca 100% tapi percayalah bahwa keputusanmu adalah keputusan yang tepat jadi jangan takut dengan hinaan.
Rakyat tidak mungkin akan panggil kamu satu-satu untuk membelanya kamu harus datang sendiri dan membelanya entah itu lewat aksi di lapangan ataupun di media sosial.
*Fikri Rahmat Utama
