Game ini sebenarnya sudah lama dirilis sejak tahun 2018. Tapi entah kenapa baru akhir-akhir ini ramai dibicarakan oleh semua orang. Bukan hanya di media sosial tapi media-media mainstream pun ikut-ikutan membicarakannya.
Tak hanya sekedar berbicara tentang bagaimana keseruan game ini tapi juga tentang efek buruk yang terjadi akibat bermain game ini. Seperti saling fitnah antar teman hingga ada yang saling berkelahi hanya karena berdebat siapa impostar nya.
Game memang begitu, ada efek yang ditimbulkan akibat bermain terlalu sering. Tapi tidak juga bisa disalahkan sepenuhnya game yang membuat perilaku berubah tapi orang yang bermain adalah tokoh utama segala efek samping game bisa terjadi.
Kalau orang yang bermain tidak berlebihan maka tidak akan terjadi hal-hal yang tidak-tidak. Sama seperti game lain PUBG dan FF keduanya punya efek buruk tapi tidak semua terjadi ke orang yang bermain. Hanya orang-orang yang berlebihan dalam bermain yang mendapat efek samping yang mungkin berbahaya bagi dirinya dan orang disekitarnya.
Sebelum masuk terlalu dalam saya akan menjelaskan sedikit tentang game ini. Dan penjelasan ini berdasarkan pengalaman saya yang baru beberapa hari bermain game. Tapi game ini sederhana permainannya dan pernah kita mainkan di game werewolf yaitu kita mencari siapa pembunuh diantara kita.
Kita ini biasanya berjumlah minimum 4 pemain dan maksimal 10 pemain. Diantara 10 pemain beberapa pemain (biasa 2-3 pemain) akan menjadi impostar yang bertugas menyabotase pesawat seperti mengurangi oksigen, merusak reaktor, hingga menutup pintu ruangan. Mereka pun juga dapat bersembunyi. dan membunuh pemain lain yang berstatus crewmates.
Crewmates bertugas untuk memperbaiki bagian pesawat yang rusak, membetulkan kabel yang rusak, membersihkan sampah, dan lain sebagainya. Dan saling melindungi satu sama lain serta mencari tahu yang mana impostar agar bisa diketahui dan direport agar keluar dari permainan.
Bila crewmates berhasil menyelesaikan misi untuk memperbaiki pesawat dan menyingkirkan impostar maka crewmates akan menang namun sebaliknya bila impostar berhasil membunuh semua crewmates atau berhasil merusak pesawat maka impostar lah yang menang.
Saat bermain tidak ada yang bisa berbicara untuk menjaga kerahasian. Pemain bisa mengajukan diskusi bila menemukan mayat atau menggunakan tombol darurat. Saat diskusi di sinilah akan ditentukan siapa impostar, pemain akan saling tuduh satu sama lain untuk menebak impostar biasanya fitnah akan bertebaran dimana-mana.
Bagus kalau ada pemain yang melihat terjadinya pembunuhan tapi kalau tidak akan semakin sulit untuk dipecahkan masalahnya. Bila sudah menentukan siapa pelaku atau impostar nya maka akan dilakukan vote setiap pemain bebas menentukan untuk siapa suaranya.
Vote terbanyak akan dikeluarkan dari permainan. Kalau pemain menganggap diskusi belum berguna maka bisa skip dan melanjutkan permainan, tapi tetap harus vote dahulu untuk menentukan skip atau tidaknya permainan.
Bagusnya game ini walaupun pemain mati masih bisa ikut bermain tapi kehilangan beberapa hal, seperti tidak bisa ikut vote, tidak bisa berbicara saat diskusi hanya bisa melihat jalannya diskusi. Namun ia masih bisa menyelesaikan misi yang diberikan.
Sebenarnya game ini sama seperti werewolf tapi mungkin lebih seru karena intensitas pemain lebih besar. Viral dimana-mana, di Tik Tok, Twitter, Instagram dan bisa mengajak orang lain bermain dalam jumlah yang banyak. Jadi mungkin alasan ini yang membuat Among Us semakin tenar dan dampaknya pun bermacam-macam, ada dampak baik ada juga dampak buruknya.
Pengalaman saya sendiri belum banyak tentang game ini tapi seru lumayan. Dan bisa jadi bahan lucu-lucuan, walaupun fitnah memang tidak bisa dihindarkan dari game ini. Karena kita tidak tahu siapa yang membunuh salah satu pemain. Sehingga hanya bisa menebak dan menyelesaikan misi agar bisa selamat dan menang
Selain itu sensasi yang didapat juga berbeda dengan game lain. Dengan bermain sebagai kru pesawat luar angkasa. Game ini sederhana seperti game zaman dulu tapi menarik dan membuat ketagihan. Walaupun memang game itu kalau viral itu bukan sesuatu yang akan bertahan lama, itu hanya hal semu yang akan padam nantinya.
Dampak yang begitu banyak seperti membuat orang saling fitnah, merusak pertemanan, orang jadi berkelahi dan lain-lain. Setiap pemain harusnya jangan menanggapi terlalu serius permainan ini karena game ini juga bisa membuat kita menjadi semakin akrab karena bisa dimainkan lebih banyak dari permainan lain.
Game ini mencoba kekompakan tim dimana tidak boleh saling tuduh menuduh dan harus saling melindungi agar tidak mati. Yang menjadi impostar juga memang hal yang kejam karena diajarkan menjadi pembunuh berantai tapi ini hanya game dan seharusnya tidak ditanggapi serius.
Jangan sampai game ini ditanggapi serius malah menimbulkan polemik-polemik baru. Game hanyalah game jangan membuat berlebihan dengan permainan. Setiap pemain harus menyikapi dampak-dampak yang terjadi hanya dampak jangka pendek semata. Agar game ini tidak berakhir buruk seperti game-game lain yang ditanggapi berlebihan.
*Fikri Rahmat Utama
