Sebenarnya cerita yang akan saya bahas ini salah satu dari judul di atas. Saya tidak akan bahas keduanya karena hanya akan jadi berdebatan panjang nantinya. Saya ingin cerita tentang betapa malasnya saya untuk mengerjakan hal-hal sepele seperti mandi. Tiap hari selalu diingatkan untuk mandi tapi saya selalu mengabaikannya.

Saya sendiri heran kenapa saya malas mandi, padahal mandi itu bagus baik kesehatan. Tapi saya tidak terbiasa dengan mandi. Walaupun demikian jangan berbikir kalau saya pergi kuliah juga tidak mandi, oh tidak seperti itu juga kali. Kalau pergi kuliah tetap saya mandi, bahkan saya rela terlambat kuliah demi mandi.

Ini juga yang saya mau sampaikan, bagi saya mandi ini bersifat formalitas bukan sesuatu yang pokok. Mungkin pernyataan saya ini berseberangan dengan pendapat kebanyakan orang tapi percayalah bahwa pemikiran seperti ini bukan hanya saya yang pikirkan. Jutaan orang di luar sana juga pasti berpikiran sama seperti saya. Bukan tanpa sebab pemikiran begitu bisa muncul.

Pemikiran seperti ini bisa muncul karena keadaan yang terjadi tidak memungkinkan untuk mandi. Saya beri contoh belum kotor. Iya-iya, jangan protes dulu, mungkin kalian pikir belum kotor itu bukan alasan untuk tidak mandi. Tapi percayalah hal yang saya sebutkan itu adalah hal yang benar, kenapa? Karena malas mandi menurutku bukan perilaku. Jadi salah kalau ada yang bilang dia malas mandi karena merasa belum kotor merupakan perilaku yang buruk atau “jorok”, karena mandi dan tidak itu adalah kemauan pribadi masing-masing. Orang yang berperilaku buruk belum tentu jarang mandi begitupun sebaliknya.

Orang yang tidak mau mandi merupakan salah satu bagian dari proses dalam menyesuaikan tubuh dan pikirannya. Kenapa? Karena banyak faktor yang menyebabkan orang tidak mandi seperti kurang air, badan tidak kotor, dan lain sebagainya. Tubuh dan pikiran akan memerlukan mandi bila dibutuhkan untuk membersihkan dan menyegarkan kembali pikiran dan tubuhnya. Maka dari itu tidak bisa orang seenaknya mengatakan bahwa jarang mandi itu sesuatu yang jorok karena setiap orang punya tubuh dan pikiran yang berbeda. Maka dari itu diperlukan perawatan yang berbeda dalam hal mandi.

Tapi jangan juga kalian berpikir untuk tidak mandi berhari-hari atau berbulan-bulan. Tidak mandi dan jarang mandi itu dua hal yang berbeda, jangan disamakan karena mandi itu perlu tetap perlu. Yang saya tekankan di sini bahwa mandi itu perlu tapi jangan berlebihan dan jangan juga kekurangan. Karena segala hal yang kurang dan lebih itu tidak baik. Supaya baik yah pilih, yang sedang-sedang saja… Yang sedang-sedang saja…

Mungkin itu saja dari singkat dari saya. Tulisan ini adalah pendapat saya yang resah karena dikatain jorok oleh orang lain dikarenakan jarang mandi. Wahai pembaca sekalian percayalah bahwa malas mandi bukan sesuatu yang buruk. Anya Geraldine saja tidak mandi seminggu gak kenapa-kenapa. Iya kan ? Iya kan ?

*Fikri Rahmat Utama